DESAIN REKLAMASI DI PERAIRAN SEMARANG DENGAN METODE PERBAIKAN TANAH VERTICAL DRAIN
Safira Rahmaniar Wanaputri dan Dr. Ir. Hendriyawan, M.T.
Program Studi Teknik Kelautan
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan, Institut Teknologi Bandung Jl Ganesha 10 Bandung 40132
swanaputri@gmail.com dan hendriyawan@ocean.itb.ac.id
Abstrak: Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki wilayah pesisir yang sangat penting bagi keberjalanan hidup masyarakatnya. Wilayah pesisir sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai kawasan pusat pemukiman, industri, pariwisata, dan sebagainya. Karena itu terjadi peningkatan kebutuhan lahan untuk mengakomodasi berbagai macam kegiatan di wilayah pesisir. Sebagai solusinya, maka dilakukan pekerjaan reklamasi untuk menyediakan lahan-lahan baru.
Pelaksanaan reklamasi harus dilakukan dengan memperhatikan berbagai aspek, seperti kondisi geoteknik tanah dan lingkungan di area reklamasi, stabilitas timbunan di atas tanah dasar, dan penurunan tanah akibat beban timbunan. Pada studi ini, akan dilakukan analisis stabilitas tanah timbunan menggunakan metode elemen hingga dengan pemodelan pada perangkat lunak PLAXIS 2D. Selain itu, akan dilakukan perencanaan perbaikan tanah menggunakan vertical drain yang berguna untuk mempercepat proses penurunan tanah agar tidak terjadi kerusakan bagi struktur di atas tanah menggunakan program VDrainSt di excel. Perencanaan reklamasi akan dilakukan di perairan Semarang, Jawa Tengah, Indonesia.
Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan, timbunan reklamasi direncanakan memiliki elevasi sebesar +6.1 m dari LWS, namun karena adanya proses konsolidasi, ketebalan tanah yang ditimbun harus mencapai 8.3 m agar dapat mencapai elevasi yang direncanakan. Pada analisis stabilitas, didapatkan nilai faktor keamanan sebesar 1.74 ketika diberikan beban operasional. Perbaikan tanah dilakukan menggunakan drainase vertikal dengan pola triangular dan jarak diantara setiap drainase vertikal sebesar 1 m, dapat mempercepat perbaikan tanah pada derajat konsolidasi 90% dari 17000 hari (47 tahun) menjadi 29 hari, namun ketika menggunakan pola triangular, vertical drain yang dibutuhkan bisa jadi lebih banyak daripada ketika menggunakan pola square.
Kata Kunci: Reklamasi, Stabilitas, Konsolidasi, Drainase Vertikal
